Semoga suka ya!!!
Ini cerbung, cerita nyata ya, dari kehidupan aku.
Mulai yaaa!!!
P.U
Aurel (aku)
Echa
Lia
Caca
Nana
Nini
Pagi itu, di sekolah sudah hadir 3 orang di kelas.
"Assalamualaikum." aku mengucapkan salam ketika masuk kelas. "Waalaikumsalam!" Jawab temanku. "Rel, ambil sapunya tuh. Disuruh nyapu halaman." kata temanku lagi. "oke." jawabku singkat.
Selesai menyapu, kita ke kelas, rupanya sudah banyak yang hadir.
Kebetulan aku ketua kelas, langsung aku perintahkan "Hey, yang lelaki, ini tempat cuci tangan kok belum ditaruh di luar??" "Yaudah...." jawabnya.
"Rel, Lia dah datang belom?" Echa tiba tiba memanggil. "Eh, Lia-nya belum ada tuh,..." jawabku. "Ohh.. Kalau dah datang bilang ya?" "oke deh.."
Sampai waktu masuk, akhirnya Lia datang juga..
"Lia, dicariin Echa tuh.." kataku. "Gapapa, nanti aja.." jawabnya dengan cara bicara khasnya.
Hari hari kita lewati dengan sukacita.
"Rel, besok ultah-nya Lia loh.. Kita bakal sirem dia.. Ikutan gak?" tanya Caca yang duduk dibangku sebelahku.
"Oh-ya? Bagus deh.. Ikutan ya?" jawabku.
"Iya iya.. Lu bawa tepung gak?" tanyanya.
"A.. Kebetulan ada nih..."
"Ye! Dibawa ya? Entar pulang sekolah. Didepan warungnya Bunda Kika ya?"
"Ya" jawabku.
Akhirnya waktu istirahat...
"Hmmm.. Entar beli telur ya? Kumpulin uang yuk." kata Echa.
"Iyaa" semua yang berkumpul memberi uang. Termasuk aku.
Waktunya masuk kembali untuk jam kedua.
"Ca, aku bawa HP ya? Buat foto kenang kenangan dewasa nanti?"
"Yaaa!!! Bagus deh Rel!" jawab Caca.
Akhirnya Waktu pulang tiba.
Kita pulang.
"Aku mau makan dulu, kalau gak, gak bakal di izinin. Tunggu ya?" Kataku sambil berpamitan.
"Oke!"
Setelah makan, dsb. Aku pergi..
Pas mau sampai..
"Rel, maaf ya.. Dah kita siram.. Gapapa kan? Sorry ya." Kata Nana dan Nini.
"Oh.. Jadi kalian gitu ya? Oh yaudah!" ucapku kesal.
Air mataku menetes.
Sementara mereka mengejarku.
"Rel! Kamu marah ya? Sorry dong!"
"Pokoknya, aku gak mau tahu. Tukar tepung yang udah aku kasih."
Nana dan Nini pergi. Mereka memahami perasaanku sekarang.
"Rel, kamu marah?" Echa rupanya mengejarku. Aku tak menjawab, aku langsung mnnyeberang jalan begitu saja.
Bersambung..
Btw ini kehidupan asli aku loh..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar